Sofifi, Maluku Utara – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, angkat bicara terkait isu pencemaran lingkungan yang terjadi di Teluk Weda, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Isu ini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk DPRD kabupaten, Walhi, akademisi, dan DPRD Maluku Utara, yang telah mengungkapkan keprihatinan mereka beberapa waktu lalu.
Dalam pernyataannya kepada awak media, Gubernur Sherly Tjoanda menegaskan pentingnya mendukung perusahaan untuk melakukan kegiatan pertambangan yang baik atau good mining.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi sangatlah penting, namun hal tersebut tidak akan berarti jika dilakukan dengan merusak lingkungan.
“Apa gunanya pertumbuhan ekonomi jika merusak lingkungan? Jadi semua harus seimbang,” ujar Sherly di halaman kantor Gubernur Malut, Senin (16/6/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!