Dua Bulan Air tak Kunjung Mengalir, Warga Sejumlah Desa di Halut Kembali Tagih Janji PDAM

Meskipun Galela berada di dekat danau, masyarakat setempat enggan mengonsumsi air dari danau tersebut. Mereka lebih memilih air yang disalurkan melalui PDAM meskipun saat ini tidak mengalir. 

“Kami memang hidup di atas air, tetapi air yang kami konsumsi adalah dari PDAM. Air danau sudah tercemar banyak sampah dan eceng gondok, sehingga kami ragu untuk mengonsumsinya,” kata salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya, Jumat (13/6/2025).

BACA JUGA  Sekolah di Morotai Mulai Ajarkan Bahasa Galela

Sementara itu, pihak PDAM Halmahera Utara yang dikonfirmasi mengenai kondisi ini enggan memberikan jawaban pasti. Mereka berdalih informasi apapun yang keluar dari PDAM harus melalui pimpinan mereka. Sementara Dirut PDAM sendiri sulit ditemui.

“Beliau belum masuk kantor. Kami sedang memesan mesin di luar negeri, untuk informasi selengkapnya nanti tanya ke pimpinan,” begitu kata salah satu staf PDAM Halmahera Utara kepada wartawan. (Mg02/Red)

BACA JUGA  Gempa Dahsyat Guncang Rusia, Warga Halmahera Utara Diminta Waspada Tsunami
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah