Morotai, Maluku Utara – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Morotai pada bulan Juli 2022 menerapkan bahasa daerah (Galela) sebagai salah satu mata pelajaran dalam kurikulum muatan lokal di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Morotai.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Kabupaten Pulau Morotai, F. Revi Dara kepada Haliyora di ruang kerjanya, Kamis (7/04/2022).
Meski demikian, kata Revi, buku mata pelajaran Bahasa Daerah Galela belum dicetak. “Buku Bahasa Galela sudah selesai ditulis, tapi belum dicetak perbanyak, yang baru dicetak hanya contohnya,” terang Revi.
Untuk mencetak perbanyak buku Bahasa Galela, kata Revi, akan dilaksanakan tahun depan, karena tehun ini anggaran cetak belum ada.
“Tahun 2023 baru kita cetak perbanyak karena tahun ini anggaran cetak belum ada. Kita rencana setiap satuan pendidikan akan dicetak sebanyak 100 buku,” ungkapnya.
Lanjut Revi, karena bukunya belum dicetak, maka pihaknya meminta shof copy-nya kepada tim penyusun dari Ukhair Ternate agar digunakan di masing-masing sekolah pada Juli 2022.
”Kita juga akan manfaatkan fasilitas elektonik agar digunakan secara offline, yang jelas bulan Juli kita mulai terapkan Muatan Lokal Bahasa Daerah (Galela) di PAUD, SD dan SMP,” ujarnya. (Tir-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!