Wali Kota Tikep, Muhammad Sinen, menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota. Ia mengungkapkan bahwa Pemkot Tikep telah melakukan izin lahan untuk penanganan sampah di Desa Gosale. Namun proyek tersebut terhambat karena adanya protes dari masyarakat sekitar yang menolak pembangunan tersebut.
“Saya berharap ada kolaborasi antara Pemprov dan Pemkot Tikep, karena dulunya kami pernah melakukan transmisi lahan di belakang desa Gosale, tetapi ketika kami ingin membangun, kami didemo dan dipalang masyarakat oleh. Akibatnya, proyek tersebut tidak dapat dilanjutkan. Oleh karena itu, kami memerlukan dukungan dari Pemprov untuk melakukan sosialisasi masyarakat kepada,” ungkap Muhammad Sinen, Rabu (4/6/2025).
Langkah inisiatif dari Pemkot Tikep ini agar kolaborasi antara Pemprov dan Pemkot dapat baik, serta untuk berkomunikasi efektif dengan masyarakat agar tercapai keselarasan dalam penanganan masalah sampah.
“Harapan saya adalah agar Pemprov dan Pemkot Tikep dapat bekerja sama dalam mensosialisasikan kepada masyarakat, sehingga di masa depan kita bisa bersama-sama mencegah meningkatnya volume sampah di sekitar Ibu Kota Provinsi,” ucapnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!