Sofifi, Maluku Utara – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) memberikan tanggapan serius terhadap kebijakan penanganan sampah di kawasan Ibu Kota Provinsi Maluku Utara yang secara administratif masuk dalam wilayahnya.
Menurut laporan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Maluku Utara, produksi sampah di Ibu Kota Sofifi berkisar antara 8 hingga 12 ton per hari.
Dalam konteks ini, Pemerintah Provinsi berharap agar Pemkot Tikep segera menyelesaikan pekerjaan penanganan sampah tersebut.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!