Palm Vein sendiri memanfaatkan teknologi biometrik yang mampu mengenali pola vena unik di telapak tangan setiap individu. Teknologi ini dinilai lebih akurat dibandingkan sidik jari atau pengenalan wajah, karena tidak bisa dipalsukan.
Peluncuran sistem ini juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, yang menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Pada kesempatan itu, Gubernur Sherly juga turut melakukan uji coba langsung bersama sejumlah pejabat, termasuk Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas ESDM, Kepala Dinas PMD, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, dan Kepala Biro Organisasi.
“Kami berharap sistem ini dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja, serta menumbuhkan budaya disiplin di kalangan ASN Pemprov Maluku Utara,” pungkasnya. (RFJ/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!