Lebih lanjut, Sherly mengungkapkan optimismenya bahwa bantuan tambahan untuk pendidikan dokter spesialis dapat diperoleh melalui kerja sama dengan Kementerian Kesehatan atau Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Sherly juga menyebutkan telah menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak swasta untuk turut berkontribusi dalam mendukung pendidikan anak-anak Maluku Utara. Masing-masing perusahaan akan diajak menyalurkan bantuan senilai Rp 1 miliar, yang akan diperkuat melalui nota kesepahaman.
“Saya percaya pendidikan adalah satu-satunya jalan menghapus kemiskinan struktural di Maluku Utara,” tegas Sherly dengan nada haru.
Gubernur Sherly menambahkan bahwa program beasiswa Pemprov Malut ini menyasar tujuh kabupaten/kota di Maluku Utara yang belum mendapatkan dukungan beasiswa dari pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten/kota lainnya.
Ia menegaskan bahwa program ini akan melengkapi beasiswa yang telah lebih dulu diberikan oleh Kemendikbudristek serta pemerintah daerah seperti Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Tengah, dan Halmahera Selatan.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!