Ketika saksi melihat gelembung udara keluar dari arah tempat korban terakhir kali terlihat, ia segera menyelam untuk mencari korban dan berhasil menariknya ke permukaan. Korban kemudian dibawa ke tepi pantai dan segera dilaporkan ke Polsek Ternate Selatan.
Pada pukul 18.30 Wit, korban dievakuasi menggunakan mobil patroli milik Polsek ke Rumah Sakit Chasan Boesoirie. Sayangnya, sekitar pukul 18.45 WIT, pihak rumah sakit mengonfirmasi bahwa korban telah meninggal dunia. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak rumah sakit juga melaporkan bahwa penyebab kematian korban diduga akibat menelan air dalam jumlah banyak saat berada di dalam laut.
Adapun pihak kepolisian mengambil langkah-langkah cepat dengan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban ke rumah sakit, serta membuat surat pengantar visum luar.
Keluarga korban, termasuk adik dan istri, menolak permintaan autopsi dan menerima peristiwa ini sebagai musibah. “Kami menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan menggunakan perlengkapan keselamatan saat melakukan aktivitas di laut,” akhirinya. (Riv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!