Namun, situasi semakin memburuk ketika Supraydno membaca berita di media terkait pemanggilan dirinya sebagai tersangka, yang dipublikasikan pada tanggal 14 Februari 2025. Menyadari adanya kemungkinan penipuan, Supraydno segera menghubungi IH untuk meminta pertanggungjawaban atas uang yang telah disetorkan.
Dalam percakapan tersebut, IH diduga mengklaim bahwa uang tersebut sudah diserahkan kepada jaksa bernama Josua, sebelum akhirnya mengakui bahwa ia telah membohongi klien Supraydno dan menggunakan uang tersebut untuk kepentingan pribadi.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!