Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Ternate, Meryta Rondonuwu, mengungkapkan bahwa cakupan jaminan kesehatan di Kabupaten Pulau Morotai telah mencapai 100 persen. Namun tingkat keaktifan peserta masih berada di angka 87,8 persen.
“Sebagian peserta tidak aktif karena menunggak iuran, terutama dari peserta mandiri, serta adanya data yang belum diperbarui seperti perubahan status pekerjaan atau peserta yang telah meninggal dunia,” jelasnya.
Ia menambahkan, Kabupaten Pulau Morotai masuk dalam kategori UHC prioritas karena memiliki tingkat keaktifan peserta di atas rata-rata nasional.
Di Provinsi Maluku Utara, selain Morotai, daerah yang masuk dalam UHC prioritas antara lain Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Kepulauan Sula, dan Kota Tidore. ***

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!