Daruba, Maluku Utara – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pulau Morotai akan segera menyurat ke pihak PT Intim Kara terkait insiden tertumpahnya bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Desa Libano, Kecamatan Morotai Jaya, pada Jumat, 14 Maret 2025.
Tumpahan minyak tersebut terjadi akibat tangki di atas dum truck milik Steven terlepas secara otomatis dan mengalami kebocoran. Akibatnya, sebagian besar solar yang diangkut tumpah, dan hanya tersisa sekitar 1,5 ton di dalam tangki.
Kekhawatiran warga setempat meningkat, mengingat tumpahan minyak dapat berdampak negatif terhadap tumbuhan perkebunan mereka. Kepala DLH Pulau Morotai, Siti Samiun Maruapey, menegaskan bahwa dampak lingkungan dari tumpahan minyak dapat merusak ekosistem lokal.
“Terkait minyak yang terbuang ke tanah atau pun di air, sudah tentu berdampak buruk bagi lingkungan setempat karena dapat merusak ekosistem dan dapat mencemari air, tanah dan merusak kesuburan tanah,” beber Siti kepada media, Sabtu, (15/3/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!