Kata Safri, meski dirinya bukan ahli konstruktif, tetapi saat turun mengecek proyek di lokasi pekerjaan, ia meragukan jika RSP ini bisa tuntas di bulan Mei 2025 sesuai waktu yang diberikan. “Memang kami tidak yakin jika ini bisa selesai di Mei ini. Apalagi progres pekerjaan tahap II baru mencapai 40 persen. Jadi nanti kita jadwalkan ulang sebagai kesimpulan dari RDP kita ini untuk mengundang pihak rekanan (kontraktor), untuk kita RDP kembali. Nanti ibu Kadis tolong hadirkan mereka,” pungkasnya.
Sebagai informasi, pembangunan RSP pulau Makian tahap II tahun 2024 progresnya baru mencapai 40 persen. Sementara besaran anggaran yang digelontorkan oleh Dinas Kesehatan Halmahera Selatan mencapai Rp 19 miliar. Dana ini sudah digunakan atau dicairkan sebesar 20 persen dengan dana awal Rp 3,7 miliar.
Anggaran ini bersumber dari DAK fisik tahun 2024. Sementara batas waktu pekerjaan berakhir pada Mei 2025, setelah dilakukan perpanjangan sejak tahun 2024.
Anggaran untuk pembangunan tahap 1 Rumah Sakit Pratama (RSP) Pulau Makian pada tahun 2024 menggunakan sisa anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI tahun 2023 sebesar Rp 18 miliar. (Echal/Red)
Baca Juga Berita Terkait

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!