Gelar Aksi Bertajuk ‘Indonesia Gelap’, Mahasiswa Kritik Kebijakan Efisiensi Anggaran dan MBG

- Editor

Kamis, 20 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Salah satu orator dari Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI (STEI SEBI), saat menyampaikan orasinya di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat, Kamis (20/02/2025). Foto : Forum Keadilan

Salah satu orator dari Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI (STEI SEBI), saat menyampaikan orasinya di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat, Kamis (20/02/2025). Foto : Forum Keadilan

Haliyora.id, Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (20/02/2025), menyoroti efisiensi anggaran yang dinilai berdampak pada rakyat.

Mahasiswa menuntut pemerintah untuk mengkaji ulang kebijakan efisiensi anggaran serta mengevaluasi program makan bergizi gratis (MBG) agar lebih tepat sasaran.

BACA JUGA  Debat Kandidat Pilkada Pulau Taliabu Bakal Dilakukan di Dua Tempat

Aksi bertajuk Indonesia Gelap ini menjadi puncak unjuk rasa di Jakarta, setelah sebelumnya dilakukan pada Senin (17/02) lalu. “Efisiensi anggaran demi hanya untuk kebijakan-kebijakan ambisi yaitu makan bergizi gratis,” kata salah satu mahasiswa dalam orasi di kawasan Patung Kuda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

5 Desa di Halmahera Selatan Dikepung Banjir, Berikut Total Rumah dan Jumlah Warga yang Terdampak
Kasus Kredit Macet BPRS Halmahera Selatan Bakal Digiring ke KPK
Rakor Pengelolaan BOS dan Sosialisasi BOSDA Tahun 2025, Gubernur Sherly Tegaskan Ini
Aktivitas Meningkat Jelang Lebaran, Syahbandar Morotai : Kapal Bisa Operasi atau Tidak Tergantung BMKG
Komisi I DPRD Malut Dukung Gubernur Sherly Rombak Kabinet, Tapi dengan Syarat Ini
THR PPPK tak Sesuai Gaji Pokok, Begini Penjelasan Pemda Halmahera Selatan
Jelang Idul Fitri, Aktivitas Penumpang dan Kendaraan di Pelabuhan Feri Daruba Meningkat
Perkara Utang yang Seret Nama Walikota Ternate Dicabut, Pengacara Penggugat Ingatkan Ini 
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Maret 2025 - 01:05 WIT

5 Desa di Halmahera Selatan Dikepung Banjir, Berikut Total Rumah dan Jumlah Warga yang Terdampak

Minggu, 23 Maret 2025 - 00:31 WIT

Kasus Kredit Macet BPRS Halmahera Selatan Bakal Digiring ke KPK

Sabtu, 22 Maret 2025 - 21:38 WIT

Rakor Pengelolaan BOS dan Sosialisasi BOSDA Tahun 2025, Gubernur Sherly Tegaskan Ini

Sabtu, 22 Maret 2025 - 21:08 WIT

Aktivitas Meningkat Jelang Lebaran, Syahbandar Morotai : Kapal Bisa Operasi atau Tidak Tergantung BMKG

Sabtu, 22 Maret 2025 - 20:53 WIT

Komisi I DPRD Malut Dukung Gubernur Sherly Rombak Kabinet, Tapi dengan Syarat Ini

Berita Terbaru

Praktisi Hukum, Sarwin Hi. Hakim

Headline

Kasus Kredit Macet BPRS Halmahera Selatan Bakal Digiring ke KPK

Minggu, 23 Mar 2025 - 00:31 WIT

error: Konten diproteksi !!