Sementara untuk Tingkat Pengangguran Terbuka turun dari 4,31 persen menjadi 4,03 persen atau turun 0,28 poin. Pendapatan Perkapita tahun 2023 36,27 juta rupiah perkapita sampai dibuatnya LKPJ belum dirilis data tahun 2024 oleh BPS. Untuk indikator ketimpangan, mengalami penurunan dari 0,300 menjadi 0,298 atau turun sebesar 0,002 poin.
“Jika dibandingkan capaian dengan target rencana tahun 2024, maka realisasi memperlihatkan pencapaian yang positif. Terdapat lima indikator makro dapat melebihi target, walaupun data Pendapatan perkapita tahun 2024 belum ada, harapan kami ketika data tersebut dirilis oleh BPS menunjukan peningkatan pendapatan perkapita yang diperkirakan dalam kisaran 40,6 juta rupiah,” papar Pj Gubernur Samsudin.
Selain indikator makro, LKPJ ini juga menyajikan indikator kinerja utama, yang merupakan ukuran keberhasilan pembangunan daerah berdasarkan pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan sesuai Visi dan Misi Gubernur/Wakil Gubernur, Secara umum, sebagian besar target kinerja melampaui target, akan tetapi terdapat pula target kinerja yang belum tercapai yang masih membutuhkan upaya yang lebih optimal.
Ia juga mengungkapkan, Meskipun sebagian besar target pembangunan tercapai, namun Provinsi Maluku Utara diperhadapkan dengan sejumlah tantangan dan permasalahan yang menjadi isu strategis pembangunan ke depan, antara lain kualitas pertumbuhan ekonomi, kualitas daya saing SDM, serta tantangan-tantangan lainnya, yang coba diuraikan dalam laporan keterangan yang disampaikan ini.
Pada tahun 2024, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah yang disepakati untuk membiayai penyelenggaraan urusan pemerintahan, berikut ini disampaikan secara ringkas mengenai pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah.
Berdasarkan data realisasi keuangan unaudited, Pendapatan Daerah yang dirancang sebesar Rp 4,233 triliun lebih, terealisasi sebesar Rp 3,919 triliun lebih atau 92,58 persen.
Pendapatan tersebut terdiri Pendapatan Asli Daerah yang mampu direalisasikan melampaui target sebesar 122,23 persen dari target. Pendapatan Transfer yang terdiri dari DAU, DAK dan DBH terealisasi 84,68 persen dari target. Sementara Pendapatan yang bersumber dari Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah masih juga melampaui target yaitu sebesar 104,03 persen. Namun tetap membutuhkan upaya-upaya yang lebih strategis, di samping memerlukan perhitungan penetapan target yang lebih baik.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!