“Jika pangkalan tidak memiliki data penyalur, bagaimana kita bisa memastikan distribusinya berjalan sesuai aturan?,” tanyanya.
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Halmahera Selatan, Nurbaiti Karmila, menyatakan bahwa pihak distributor BBM akan segera melengkapi data yang diminta. “Saat ini, hanya PT Sinergi yang telah menyerahkan data konsumen, sedangkan PT Babang Raya dan PT Mitamal Berkah Malut belum melakukannya. Namun kedua agen tersebut berjanji akan menyampaikan data dalam pekan ini,” terang Nurbaiti.
Untuk memastikan keakuratan data yang disampaikan, DPRD mengusulkan pengawasan langsung oleh aparat desa dan camat. “Dengan demikian data penerima BBM subsidi dapat diverifikasi berdasarkan daftar Kepala Keluarga (KK) di setiap desa,” pungkasnya. (Echal/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!