Puskesmas Sagea Pulangkan Karyawan PT BPN yang Diduga Keracunan Makanan

Dugaan keracunan makanan itu terjadi beberapa jam setelah para karyawan sarapan pagi. Makanan yang disajikan Perusahaan berupa nasi ayam, sayur sawi dan indomi goreng. Mereka mulai mengeluh mual, muntah, pusing, diare, dan sakit perut. 

“Kami langsung menerima laporan dari perusahaan dan segera memberikan penanganan darurat. Gejala yang dialami menunjukkan tanda-tanda keracunan makanan. Tim medis kami memberikan cairan infus dan obat-obatan untuk mengatasi dehidrasi dan gangguan pencernaan,” tutur Abdul.

BACA JUGA  Polisi Serahkan Berkas 7 Tersangka Kasus Rudapaksa Siswi SMP di Halsel ke JPU, Bakal Ada Tersangka Baru

Penyebab masih dalam penyelidikan oleh pihak Puskesmas Sagea dan Dinas Kesehatan yang telah mengambil sampel makanan dari  PT BPN untuk diuji di laboratorium. Hasil pemeriksaan diharapkan dapat memastikan penyebab pasti keracunan tersebut.

“Penyebab keracunan masih kami selidiki. Dugaan awal adalah makanan yang terkontaminasi bakteri atau bahan pangan yang sudah tidak layak konsumsi,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Halmahera Tengah, Lutfi Djafar mengatakan bahwa setelah terjadinya dugaan keracunan makanan di PT BPN, tim langsung melakukan investigasi dan mengambil sampel makan untuk diuji laboratorium.

BACA JUGA  Bawaslu Rekom 6 Adhoc KPU (untuk) Digugurkan, 6 Orang (dalam) Penelusuran

“Investigasi sudah dilakukan kemarin setelah menerima laporan dari PKM Sagea, sekalian pengambilan sampel untuk pemeriksaan laboratorium. Sampel sudah ambil dari kemarin dan pagi ini mau dibawa ke Balai POM, dan akan ada kejelasan setelah hasil pemeriksaan keluar,” ungkap Lutfi. 

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah