Kerusakan pelabuhan ini sudah terjadi cukup lama, sekitar 5 tahun lalu dan sampai saat ini tidak ada perhatian dari Pemerintah Kota. Padahal, bukan hanya kapal kayu dari Tidore yang menggunakan Pelabuhan tersebut.
“Yang sandar di sini ada dari masyarakat Kota Ternate, khusunya nelayan yang tinggal di Kampung Makasar. Selain itu juga ada motor ikan, dorang suka bongkar muat di sini, dan ada motor laut dari Jailolo yang datang bawa jualan dorang sandar juga di sini,” ungkap Rahman.
“Ya, torang baku tamba doi beli paku kong kase tahan, karena dia pe lantai yang dari kayu itu kalau ombak pukul langsung tabuka,” sambung Rahman memberi solusi apabila tidak ada perhatian dari Pemerintah Kota untuk memperbaiki kerusakan yang ada. (Mg04/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!