“Kemudian saat ini kami juga sudah melakukan pilot project di Kelurahan Sasa, yang dilakukan untuk mengurangi kegiatan pembuangan sampah di barangka (kali), kemudian ditambah dengan edukasi-edukasi lewat media sosial agar seluruh kelurahan juga bisa mengikuti,” tuturnya.
Untuk agenda kerja sama, pihaknya juga sudah menyurat ke kantor-kantor, sekolah-sekolah, dan tempat usaha. Kemudian melakukan kerjasama dengan komunitas-komunitas untuk kegiatan edukasi.
“Kemarin kan kita sudah rapat juga dengan hotel-hotel dengan tujuan untuk meminta dukungan dari mereka untuk mengurangi sampah. Kemudian Insha Allah sebelum akhir tahun kita ada agenda untuk bahas SOP sampah basah. Semua itu usaha untuk bagaimana mengurangi sampah, mudah-mudahan bisa,” harapnya.
Dia menyebut, Kota Ternate saat ini memiliki TPA hanya di Kelurahan Takome. Jadi kalau tidak melakukan pengurangan sampah, maka kurang lebih 5 tahun lagi TPA Ternate dipastikan akan penuh.
“Makanya kami akan intens melakukan kegiatan-kegiatan edukasi dalam upaya pengurangan sampah, dalam hal ini bertujuan agar bisa memperpanjang usia TPA,” katanya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!