Sementara itu, di debat kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Halsel, yang digelar KPU pada Rabu (31/10) lalu dengan tema “Penguatan Infrastruktur Dasar, Hilirisasi Sumber Daya Alam, dan Pemajuan Kebudayaan” para paslon rupanya tak menyentuh nasib pedagang pasar Labuha.
Arah debat kandidat terkait pengembangan pasar Labuha dan nasib pedagang apakah tetap berjualan di pasar sekarang ataukah direlokasi ke pasar modern yang berlokasi di Desa Tuwokona, bahkan luput dari hinggar-binggar debat paslon.
Salah seorang pedagang sayur di pasar Labuha yang enggang menyebutkan namanya ke media ini mengaku kecewa dengan tindak-tanduk para pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!