Sofifi, Maluku Utara – Kepala BKD Maluku Utara, Miftah Baay menyatakan tak menutup kemungkinan ada pejabat eselon II yang akan bergeser pasca Uji Kompetensi (Ukom).
“Jadi ukom ini berpotensi akan mengisi jabatan yang lowong, tapi lagi-lagi semua tergantung pada PPK yaitu Gubernur,” kata Miftah Baay, di halaman kantor BPSDM Maluku Utara, Senin (28/10/2024).
Miftah yang juga salah satu peserta Ukom pejabat eselon II lantas mencontohkan misalnya dari hasil Ukom tersebut ada pejabat yang memiliki kompetensi di dinas tertentu secara tidak langsung dia memiliki peluang bergeser ke tempat sesuai kompetensinya
“Tapi semua tergantung analisa Pansel, karena salah satu persyaratan adalah rekam jejak jabatan, karena selesai ini nanti ada Pertek dari BKN, misalnya hasil Miftah Baay tetap di BKD, setelah di bawah ke BKN mereka bilang dia tidak bisa di tempat tersebut maka sudah pasti berubah,” jelas Miftah.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!