Masjid Megah Halsel yang Dilirik KPK, 3 Bupati Berganti Tak Kunjung Tuntas, Kuras Ratusan Miliar

Labuha, Maluku Utara – Jika jalan-jalan ke Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), tentu kita disuguhkan dengan pemandangan alam negeri berjuluk Bumi Saruma yang indah nan permai. Panorama alam dengan berjejernya pulau-pulau menambah eksotisnya salah satu kabupaten di Provinsi Maluku Utara itu.

Ke Pulau Bacan, kita juga disuguhkan dengan indahnya pemandangan alam yang masih perawan. Di sana ada salah satu spot wisata religi yang tak kalah eksotis. Adalah Masjid Raya Al-Khairaat, berlokasi di komplek Kebun Karet, Kampung Makeang, Labuha.

BACA JUGA  Banggar DPRD Kota Ternate Sepakati Efisiensi dari Perdin Puluhan Miliar Rupiah

Awal Pembangunan Masjid

Masjid ini dibangun sejak 2016 silam yang menguras APBD ratusan miliar. Tahap awal pembangunannya dianggarkan di akhir periode mantan Bupati Muhammad Kasuba (MK). Pembangunan masjid ini anggaranya melekat di Dinas PUPR Halsel.

Dari data yang dikantongi, berdasarkan dokumen kontrak pembangunan masjid tersebut dianggarkan di tahun 2016 dengan nilai kontrak sebesar Rp 50 miliar lebih, namun di refocusing sehingga menjadi Rp 29 miliar.

BACA JUGA  KPK Monitor BPJB Malut

Kemudian pada pemerintahan Bahrain Kasuba dan Iswan Hasjim, pada tahun 2017, Pemda Halsel kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp 29.950.000.000, untuk proyek lanjutan pembangunan masjid tersebut.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah