Kecamatan ini memiliki luas wilayah 196 km2, terdiri dari tujuh (7) desa yaitu Sela Malofo, Maidi, Hager, Wama, Lifofa, Nuku, dan Tagalaya, dengan jumlah penduduk 6.795 jiwa menurut data sensus penduduk tahun 2023 dari total jumlah penduduk Kota Tidore Kepulauan sebanyak 120.605 jiwa.
Rerata penduduk di wilayah ini bermata pencaharian adalah petani. Tentu akses jalan merupakan salah satu sarana vital yang mendukung aktivitas perekonomian warga, termasuk juga pendidikan dan pelayanan kesehatan. Akses jalan ini merupakan tanggung jawab Pemerintah karena berada di poros utama antar kabupaten/kota.
Mengenai infrastruktur jalan di Kecamatan Oba Selatan, sudah tak terhitung berapa banyak aspirasi yang disampaikan warga dan elemen mahasiswa ke Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Aspirasi itu disampaikan warga dan mahasiswa melalui unjuk rasa hingga aksi tanam pohon pisang di jalanan yang berbecek itu sebagai bentuk protes atas matinya perhatian pemerintah.
Jainul Yusup, salah satu warga Oba yang juga dosen Universitas Khairun (Unkhair) Ternate menyebut, kondisi jalan di kecamatan yang memprihatinkan itu karena Pemerintah Provinsi Maluku Utara menganggap Oba Selatan sebagai anak tiri.
“Ketika melakukan monitoring dan evaluasi mahasiswa Kubermas Unkhair akhir pekan kemarin, saya melihat infrastruktur jalan di sana sangat memprihatinkan, karena rusak parah, warga harus ekstra hati-hati, kalau tidak mengalami kecelakaan,” kata Jainul kepada redaksi Haliyora.id, Selasa (27/8/2024).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!