Dikatakan, listrik ini menyala mulai dari pukul 18.00 Wit sampai pukul 06.00 Wit ditambah hingga pukul 12.00 Wit siang. Kemudian dari pukul 12.00 Wit ini dipadamkan sampai pukul 18.00 Wit sore baru dinyalakan lagi.
“Kami dari Pemkot Ternate akan terus berkoordinasi dan berupaya untuk meningkatkan listrik ini hingga 12 jam,” ucapnya.
Meski begitu, untuk saat ini Pemkot Ternate telah berupa penyediaan 1 unit mesin genset, juga beberapa kelengkapan lain misalnya tempat mesin, dan rumah dinas karena lahan sudah ada, sehingga pertengahan tahun 2025 sudah bisa terpenuhi.
“Untuk anggaran ini sudah dialokasikan dalam KUA PPAS untuk tahun 2025 sebesar 1,5 miliar di Dinas PUPR Kota Ternate,” kata Rizal.
Sementara Manager UPT3 PLN Ternate Kurniawan Fitrianto menambahkan memang PLN mengalami keterbatasan. Namun untuk Kecamatan Pulau Batang Dua ini sudah menjadi komitmen bersama dengan Pemerintah Kota Ternate.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!