Jadwal Tes CPNS Ternate Masih Tanda Tanya

  • Whatsapp

TERNATE — Haliyora, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Ternate hingga kini masih belum mengeluarkan jadwal pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar (TKD) untuk seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Ternate.

Sejauh ini, BKPSDM Kota Ternate baru membuka loket bagi pengembalian kartu tes CPNS di kantor BKPSDM yang bertempat Kantor Walikota Ternate.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Kota Ternate, Nani Wardani, saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya mengatakan bahwa hingga saat ini, waktu pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar belum diketahui pasti.

Panitia tes penerimaan CPNS baru membuka loket pengembalian kartu tes .Peserta dapat mengembalikan kartu tes CPNS di kantor BKPSDM Kota Ternate dari tanggal 21-24 Januari 2020.

“Kartu tes CPNS itu ada dua. Yang satu diserahkan ke panitia tes di kantor BKPSDM, agar pada saat pelaksanaan tes nanti, tidak ada lagi acara potong-memotong kartu,” ujarnya.

Nani menjelaskan bahwa bagi peserta tes yang berdomisili di luar kota Ternate, bisa melakukan pelaporan melalui email atau aplikasi whatsapp. Ini dilakukan agar peserta tersebut dapat mengembalikan kartu tesnya sehari sebelum pelaksanaan TKD.

“Yang berdomisili di luar kota Ternate atau di luar daerah, bisa melapor melalui email atau whatsapp panitia. Kami berusaha untuk idak mempersulit peserta, jadi bisa dilaporkan secara online,” lanjutnya.

Lebih jauh, Nani menjelaskan bahwa panitia sudah melakukan pembagian jadwal pelaksanaan tes kompetensi dasar bagi peserta.

“Pembagian jadwalnya sudah dilakukan. Kami hanya menunggu pengumuman waktu pelaksanaan TKD dari BKN (Badan Kepegawaian Negara-red). Informasi yang kami terima adalah tanggal 28 Januari nanti. Namun belum bisa kami umumkan karena belum ada surat resmi dari BKN,” jelasnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar bagi peserta tes CPNS Kota Ternate berlangsung selama 12 hari. Lokasinya adalah di Gedung UPT BKN yang berlokasi di kelurahan Jati.

Menurut Nani, perbandingan jumlah peserta tes dengan ketersediaan ruangan yang terbatas, memaksa panitia untuk membagi jadwal pelaksanaan tes dalam beberapa sesi.

“Ruangan yang tersedia hanya mampu menampung 50 peserta tes. Untuk itu, kami bagi. Jadi dalam sehari, ada lima sesi pelaksanaan tes. Dengan jumlah peserta sebanyak 2028 orang, diperkirakan pelaksanaan tes kompetensi dasar akan memakan waktu 12 hari,” tutupnya. (rbk)

Pos terkait