Sebagai informasi, dengan dicairkannya 100 persen dana hibah Pilkada ke KPU dan Bawaslu maka tersisa dana hibah pengamanan tahap kedua yang melekat di Polda Maluku dan Korem 152/Baabullah.
Untuk dana pengamanan Pilkada tahap pertama, Pemprov telah mencairkan sedikitnya anggaran sebesar Rp 30 miliar dari pagu sebesar Rp 50 miliar. Dana pengamanan yang dicairkan ini masing-masing untuk Polda Malut sebesar Rp 20 miliar dari total Rp 35 miliar, sedangkan Korem 152/Baabullah sebesar Rp 10 miliar dari total Rp 15 miliar. Dengan demikian, dana pengamanan Pilkada tahap kedua yang belum dicairkan sebesar Rp 20 miliar, masing-masing untuk Polda sebesar Rp 15 miliar, sedangkan Korem 152/Baabullah sebesar Rp 5 miliar.
“Tahap kedua belum cair, tetapi pada tahap kedua pada 27 Juni lalu sudah cair. Kita tentu memiliki harapan besar Pilkada dapat berjalan lancar, masyarakat dapat menyalurkan hak suara di November nanti,” pungkas Armyn. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!