Bobong, Maluku Utara- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang berlangsung pada November 2024 khususnya di Kabupaten Pulau Taliabu, menjadi perhatian tersendiri bagi publik Maluku Utara.
Kabupaten termuda di Provinsi Maluku Utara itu tak terlepas dari perhatian semua pihak terutama dinamika politiknya, dimana sejak dimekarkan hingga saat ini, Taliabu menjadi ladang bagi keluarga besar Mus menunjukan dominasi mereka.
Lihat saja 10 tahun terakhir, trah Mus berada di puncak kekuasaan dengan menempatkan Aliong Mus sebagai Bupati dua periode. Peran ini tak terlepas dari saudara tua mereka yakni Ahmad Hidayat Mus (AHM) yang kala itu memimpin Kabupaten Kepulauan Sula dua periode. Dari tangan kekuasaan AHM-lah Pulau Taliabu dimekarkan menjadi kabupaten tersendiri pada 2012 silam, terlepas dari Kepulauan Sula.
Soal dinamika politik di Pulau Taliabu saat ini, Dr. Aji Deni, S.Pd., M.Si, akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) memandang dinamika yang terjadi pada Pilkada di Kabupaten Pulau Taliabu ini termasuk fenomena politik dinasti.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!