“Kami menilai kerja panitia tidak profesional dalam proses seleksi, sebab kalau memang tidak lulus mesti diumumkan di tahap Antropometri, bukan nanti sebelum dua jam pengumuman pantukhir baru dihubungi secara pribadi jika ia tak lulus,” sesal Bahtiar.
Direktur YLBH Malut ini menyayangkan kinerja Panitia seleksi. “Kami berharap Kapolda Maluku Utara maupun Kapolri dapat melihat masalah ini karena terkait dengan nasib seseorang yang ingin menjadi seorang abdi negara atau polisi,” pungkasnya. (Riv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!