“Ramadhan H. Haerudhin ini sudah mengikuti proses panjang dalam tahapan seleksi. Namun sekitar pukul 13.00 Wit siang pada Sabtu (6/07) kemarin digugurkan oleh Panitia seleksi,” kata Bahtiar Husni saat konferensi pers, Minggu (7/6/2024).
Menurut Bahtiar, mesti setiap proses pada tahap seleksi itu, ketika tidak lulus maka langsung diskualifikasi, namun anehnya dua jam sebelum pengumuman pantukhir, Ramadhan dihubungi secara lisan oleh panitia bahwa dirinya tak lulus di tahap Antropometri atau kesehatan jasmani dengan alasan ada surat dari pusat. Padahal semua tahapan mulai dari pemberkasan awal, kesehatan pertama, psikotes sampai di tahap tes akademik, Ramadhan dinyatakan lulus.
“Alhamdulillah dari perangkingan 21 orang tersisa, saudara Ramadhan memperoleh rangking ke satu. Setelah itu masuk ke tahap kesehatan kedua, psikotes dan dinyatakan lulus, begitu juga tahap ritme akhir, supervisi tim dari pusat masih dinyatakan lulus,” sebutnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!