Saksi Bongkar Peran Syaifuddin Djuba di Kasus Suap Eks Gubernur Malut

Feni di hadapan majelis hakim mengatakan bahwa dirinya tidak pernah bertemu AGK. Dalam pertemuan itu dirinya memberikan uang ke AGK atas permintaan Uje yang waktu itu menjabat Kepala Dinas PUPR Maluku Utara. Dia mengaku total pemberiannya ke AGK mencapai ratusan juta. 

“Kalau yang berapa kali saya sudah lupa nilainya, tapi yang saya ingat itu Rp 10 juta, Rp 25 juta, kemudian Rp 50 juta dan Rp 100  juta. Cuma itu saya Diminta oleh Pak Syaifudin Djuba untuk mengirimkan kepada Ramadan (ajudan AGK),” ungkapnya. 

BACA JUGA  Eks Ketua Gerindra Malut Seret Pengusaha Lain Dalam Suap WIUP di Malut, Akankan Bos Mineral Terobos?

Meski tak pernah bertemu langsung dengan terdakwa AGK selama menjabat sebagai Gubernur Maluku Utara, namun Feni berterus terang jika dia adalah tim sukses untuk wilayah Halmahera Utara di AGK periode kedua.

“Saya tim sukses periode kedua, saya cuma diminta bantu cetak baliho dan pasang baliho Halmahera Utara, saya ingat uang yang habis itu kurang lebih Rp 30 juta. Itu waktu Pilgub 2019,” ungkapnya. 

BACA JUGA  Dua Anak Eks Gubernur Malut Hingga Politisi Gerindra Dihadirkan di Sidang Muhaimin Syarif
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah