Selain itu, Farid juga akan meminta kepada internal auditor untuk bisa mengaudit secara berkesinambungan.
“Hal ini patut dilakukan sehingga jangan tunggu di akhir baru dilaksanakan, tapi harus sambil berjalan diaudit dalam rangka untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tender,” ujarnya.
Ditambahkan, meski banyak yang berdebat di luar terkait tender -tender yang ada di BPBJ, namun sebenarnya biro pengadaan dalam proses tender hanya 20 persen tugas-tugas di pengadaan.
“Kita lebih kepada memberikan advis bagaimana mendorong teman-teman misalnya saya sekarang ada TKDN itu salah satu indikator MSpi KPK yang penggunaan TKDN yang selama ini tidak dilakukan sehingga kita mendapat nilai nol,” pungkasnya. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!