Pekerja Seks Menjamur di Kota Weda Halmahera Tengah, Tarif Perjam Lumayan

Berbeda dengan Naura, pelacur 21 tahun itu memasang tarif kencan Rp 700 ribu per dua jam sekalian dengan kamar penginapan. Kalau turun Rp 500 jam yang sama tetap dua jam. “Dua jam Rp 700 ribu,” kata Naura.

Pendapatan dia bisa juga fantastis karena parasnya membuat lelaki hidung belang menggemarinya. Naura akui dirinya berasal dari Ternate. “Saya dari Ternate ke sini biasanya kalau tanggal gajian karyawan perusahaan IWIP, sehabis itu balik lagi ke Ternate, kan karyawan IWIP biasanya gajian tanggal 5,” singkatnya.

BACA JUGA  Ketua KPU Morotai Siap Jalani Sidang Pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Etik

Hal yang sama juga diungkap Fitri. Kepada wartawan Fitri mengaku mematok harga main Rp 700 ribu. Pelacur ini dibilang menggiur karena bodinya yang aduhai ditambah paras yang wajah yang cantik membuat lelaki memuaskan hasratnya bersama Fitri.

Wanita yang menetap di Kota Weda itu juga sudah lama menggeluti dunia gelap ini. “Saya sudah lama di sini tapi bukan asli Weda,“ katanya sambil berlalu.

BACA JUGA  165 Lembar Surat Suara Rusak di Kota Ternate Dimusnahkan
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah