Di kesempatan itu, dalam pidato Menteri Nadiem Makarim mengatakan, penyelenggaraan festival tunas bahasa Ibu Nasional merupakan implementasi dari Merdeka belajar episode ke 17. Pelaksanaannya mulai dari tingkat daerah secara berjenjang sampai ke tingkat nasional.
“Festival yang digelar melibatkan sebanyak 9,6 juta orang hadir berpartisipasi, terdiri dari pelajar, guru, dan pegiat bahasa daerah adapun setiap tahunnya terjadi peningkatan jumlah bahasa daerah yang berhasil kita revitalisasi. Tentunya, bukan prestasi Kemendikbud Ristek, tapi buah dari gotong royong kita semua dalam memajukan bahasa daerah,” ungkap Nadiem.
Diketahui, Festival ini diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kemendikbud Ristek melalui Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, yang berlangsung pada tanggal 1 sampai 5 Mei 2024 dengan tema ‘Melestarikan Bahasa Daerah, Menjaga Kebhinekaan Indonesia’. (RA/Adv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!