Ternate, Maluku Utara- Mengandalkan nama besar dan kekuatan finansial yang kuat tak menjamin beberapa tokoh politik di Maluku Utara mampu memuluskan ambisinya menuju kursi parlemen.
Buktinya, sejumlah ketua partai politik (Parpol) di provinsi ini tumbang pada Pileg 2024. Mereka gagal melenggang ke kursi DPRD Provinsi Malut dan juga DPR RI. Bahkan beberapa di antaranya berstatus petahana.
Berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat KPU Malut, terdapat sederet nama ketua parpol dan petahana yang gagal melenggang sebagai wakil rakyat berdasarkan Daerah Pemilihannya (Dapil).
Berikut daftar ketua parpol dan petahana yang gagal lolos di Pileg 2024. Adalah :
Ketua Demokrat, Rahmi Husen
Rahmi Husen, Ketua DPD Partai Demokrat, harus menerima kekalahan pasca gagal terpilih lagi sebagai anggota DPRD Provinsi Malut untuk periode 2024-2029.
Rahmi yang juga selaku petahana ini, maju bertarung pada dapil 4 yakni Halmahera Selatan (Halsel) dan memperoleh 3.310 suara.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!