“Tapi tidak mengatasnamakan sebagai pendamping PKH, saya hanya bantu karena masyarakat belum mengerti. Jadi mohon jangan salah pengertian,” katanya sungguh-sungguh.
Firman mengakui, tidak benar dirinya masih aktif sebagai pendamping PKH karena dia sudah mengundurkan diri sejak mencalonkan diri sebagai caleg dari partai Gelora.
“Jadi sejak saya caleg itu, saya sudah undur diri sebagai pendamping PKH itu. Kalau masih ada masyarakat yang mau dibantu, saya pastikan saya akan datang untuk bantu usulkan mereka punya nama, yang penting betul masyarakat kategori miskin,” ujarnya.
Lanjut dia, sejatinya politisi itu hadir untuk memastikan masyarakat mengakses program dan kebijakan negara dengan membantu dalam bentuk pikiran maupun tenaga sehingga dirinya meminta kepada publik agar tidak salah mengartikan niat baiknya itu.
“Bantu mendorong kebijakan pemerintah yang pro pada masyarakat dan bahkan harus siap bila itu harus bantuan teknis seperti dampingi masyarakat urus mereka punya dokumen kependudukan dan lain-lain,” pungkasnya. (RF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!