Kesimpulannya ternyata tidak ada honorer siluman atau fiktif, yang ada hanya masa kerja mereka belum cukup
Sagaf Hi. Taha (Ketua Komisi I DPRD Halsel)
Labuha, Maluku Utara- Kabar enam (6) honorer siluman yang lolos seleksi administrasi PPPK formasi tahun 2023 di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) akhirnya terkuak.
Dari 6 honorer, hanya 3 orang saja yang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Ketiga peserta yang lolos seleksi ini adalah mereka yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah. Sedangkan tiga lainnya adalah pegawai honorer yang belum cukup masa kerjanya, namun dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Hal itu terkuak dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi I DPRD Halmahera Selatan, pihak BKPPD yang diwakili Kabid pengembangan SDM dan Inka BKPPD, Haris, sedangkan diwakili Dinas Kesehatan yaitu, Abid SDK Randi A. Rahman dan sekretaris RSUD Labuha, Hi. Latahan, pada Kamis (26/10/2023).
“Kesimpulannya ternyata tidak ada honorer siluman atau fiktif, yang ada hanya masa kerja mereka belum cukup,” ungkap Ketua Komisi I, Sagaf Hi. Taha usai RDP.
Sagaf bilang, dugaan 6 honorer siluman itu tidak benar bahkan tidak ada honorer yang fiktif. Yang ada hanya 3 peserta lainnya masa kerjanya belum cukup dan tidak memenuhi syarat.
“Jadi, isu beredar 6 honorer siluman itu tidak benar, hanya 3 diantaranya ditemukan masa kerjanya belum cukup. Terpaksa 3 peserta bersangkutan ini digugurkan atau tidak memenuhi syarat (TMS) meski sebelumnya sudah lolos seleksi administrasi PPPK,” pungkasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!