Penerapan Program Merdeka Belajar di Sula Masih di Bawah Standar

Sula sendiri saat ini masuk dalam daerah kategori 3T sehingga kami mencari solusi secara bersama untuk membahas penerapan program merdeka belajar, karena penerapan masih dibwah standar

Santoso (Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan Prov. Maluku Utara)

Sanana, Maluku Utara- Penerapan Program Merdeka Belajar khususnya sekolah SD dan SMP di Kabupaten, Kepulauan Sula, Maluku Utara dinilai masih dibawah standar.

Merdeka Belajar sendiri adalah sebuah program yang digagas oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim sebagai upaya mewujudkan kemerdekaan dalam belajar. Merdeka dalam belajar artinya siswa memiliki kebebasan untuk berpikir dan berekspresi.

BACA JUGA  Resmikan Proyek Baterai Kendaraan Listrik, Presiden Prabowo Singgung Maluku Utara

Dari catatan Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Maluku Utara, menyebutkan rendahnya penerapan program Merdeka Belajar di Sula disebabkan karena faktor daerah 3T, dimana kualitas pendidikan yang terbilang rendah.

“Sula sendiri saat ini masuk dalam daerah kategori 3T sehingga kami mencari solusi secara bersama untuk membahas penerapan program merdeka belajar ini dengan baik karena penerapan Program Merdeka Belajar pada sekolah baik SD maupun SMP di Kepulauan Sula sendiri masih di bawah standar,” kata Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Maluku Utara, Santoso, saat diwawancarai Haliyora.id, Rabu (30/8/2023)

BACA JUGA  Satreskrim Polres Halteng Rekonstruksi Kasus Pemukulan dan Penganiayaan
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah