Menurut pihak rumah sakit, lanjut Judi, utang ke Kimia Farma itu berkisar Rp 3 miliar lebih.
“Olehnya itu, kami meminta kepada pihak RS Ir. Soekarno kiranya mengatasi hal tersebut,” pinta Judi.
Sementara itu, Direktur Utama RSUD Ir. Soekarno Pulau Morotai, dr. Intan Imelda Algabert Tan saat dikonfirmais Haliyora.id melalui WhatsApp terkait dengan kekurangan obat-obatan di Rumah Sakit termasuk utang di Kimia Farma dengan enggan memberikan jawaban hingga berita ini ditayangkan. (RF-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!