Dililit Utang Obat Miliaran Rupiah, Pelayanan RSUD Ir. Soekarno Terhambat

Daruba, Maluku Utara- Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Morotai, Judi R.E. Dadana, mengungkapkan bahwa utang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir. Soekarno khusus obat-obatan di Kimia Farma sebesar Rp 3 miliar lebih.

Akibat dari utang tersebut, pihak Kimia Farma tidak lagi memberikan obat-obatan ke RSUD Ir. Soekarno Pulau Morotai. Hal ini membuat pelayanan di rumah sakit tersebut terhambat akibat kekurangan obat-obatan.

BACA JUGA  PUPR Malut Bersama Komisi III Deprov Bahas Program Prioritas

“Jadi sampai hari ini pelayanan di Rumah Sakit Ir. Soekarno banyak mengalami kendala, terutama untuk obat-obatan,” ungkap Judi ketika diwawancarai awak media pada usai rapat internal DPRD, Jum’at (21/7/2023).

Kata Judi, berdasarkan informasi yang diperoleh DPRD, sampai sekarang pihak Kimia Farma kini tak lagi menyuplai obat-obatan ke RSUD Ir. Soekarno Pulau Morotai  

BACA JUGA  Mulai Senin Lusa, Pemda Sula Sosialisasi PPKM Darurat

“Saya pernah mengalami sakit sekitar bulan Februari lalu, itu obat di RSUD Ir. Soekarno tidak ada, alasan rumah sakit bahwa dari pihak Kimia Farma sudah tidak mau lagi memberikan obat-obatan, karena utang masih banyak di Kimia Farma,” katanya.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah