Bidang Cipta Karya PUPR Malut Kelola Anggaran Rp 160 Miliar, Ini Jenis Kegiatannya

Sementara untuk penyerapan anggaran kata dia, baru mencapai 5 persen dan itu sangat rendah. Begitu juga di setiap kegiatan, hampir rata-rata proyek yang melekat di Bidang Cipta Karya tidak mendapatkan uang muka. Meski begitu, hal tersebut tidak menjadi masalah bagi pihak ketiga. 

“Itu semua tidak menjadi masalah bagi pihak rekanan karena mereka mengacu pada kontrak yang disepakati tapi kita sementara ini mengurus uang muka tersebut sehingga kalau sudah ada maka kita akan serahkan,” jelasnya.

BACA JUGA  APBD-Induk 2024 Belum Dibahas, DPRD Pertanyakan Kinerja Bappeda dan Sekda

Lanjutnya, kendati dengan keterbatasan anggaran ini pihaknya berupaya agar membayar seluruh pekerjaan yang sudah 100 persen dikerjakan sehingga tidak menjadi utang daerah.

“Hanya itu harapan kami agar kegiatan yang sudah selesai segera dibayarkan oleh BPKAD sehingga tidak lagi menjadi utang,” pungkasnya. (RS-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah