Untuk menghindari jatuhnya korban, polisi terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan dan disertai gas air mata sehingga kedua warga yang bertikai ini bubar dengan sendirinya dan sekitar pukul 04.00 Wit, situasi mulai kondusif.
Meski demikian, ketegangan masih saja terjadi karena setiap perbatasan desa diblokade massa dari masing-masing kelompok warga hingga Rabu (31/5/2023), pagi sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas.
Blokade jalan yang dibangun warga ini kemudian dibuka oleh aparat Polres dan TNI AD dari Kodim 1514/Morotai.
Amatan wartawan, kerusuhan antar kampung ini menyebabkan beberapa rumah di kedua desa mengalami kerusakan, namun kerugian belum bisa ditaksir.
Tampak juga batu hingga material kayu balok yang dipakai warga untuk saling serang masih berserakan di jalan-jalan. (RF-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!