Konflik 2 Desa di Morotai Kembali Terjadi, Bupati dan DPRD Diminta Turun Tangan

Tawuran antar kampung ini sudah berlangsung lama dan terjadi lagi pada malam tadi. Agar tidak membesar hingga memakan korban jiwa, kami minta Bupati dan DPRD turun tangan menyelesaikan pertikaian ini

Salah Seorang Warga

Daruba, Maluku Utara- Pj Bupati Pulau Morotai, M. Umar Ali diminta turun tangan menyelesaikan konflik dua desa yakni Desa Gotalamo dan Daruba Pantai di Kecamatan Morotai Selatan.

Desakan ini menyusul kedua desa yang bertikai ini sudah terjadi beberapa kali termasuk aksi tawuran, Selasa (30/5/2023), malam tadi.

BACA JUGA  Aksi Demonstrasi Ricuh, Wali Kota Ternate Keluar Daerah 

“Tawuran antar kampung ini sudah berlangsung lama dan terjadi lagi pada malam tadi. Agar tidak membesar hingga memakan korban jiwa, kami minta Bupati dan DPRD turun tangan menyelesaikan pertikaian ini,” pinta Akbar, salah seorang warga, Rabu (31/5/2023).

Sebelumnya, tawuran dua kelompok warga asal Gotalamo dan Daruba kembali terjadi pada Selasa malam tadi sekitar pukul 01.20 Wit.

Penyebab tawuran antar kampung ini dipicu dari seorang warga Gotalamo yang di panah menggunakan ketapel berisi busi motor oleh orang tidak dikenal. Akibatnya, warga tersebut mengalami luka di bagian punggung. Warga Gotalamo menduga, pelaku adalah warga dari Desa Daruba Pantai.

BACA JUGA  Kejari Morotai Ambil Alih Kasus Perjalanan Dinas dan Uang Reses Anggota DPRD Morotai

Tak terima, warga Gotalamo akhirnya membalas dengan menyerang Desa Daruba Pantai menggunakan ketapel, batu hingga kayu balok.

Sekitar pukul 02.10 Wit, aparat kepolisian dari Polres Pulau Morotai dan beberapa anggota TNI AD dari Kodim 1514/Morotai diterjunkan ke lokasi untuk membubarkan kedua massa yang bertikai itu. Sayangnya, upaya ini gagal dilakukan karena aksi baku serang terus berlanjut.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah