Selain itu, Andi Kirana mengatakan bahwa imbas dari kegiatan ini juga akan terciptanya industri kecil yang menghasilkan produk berkualitas, bermutu, harga terjangkau dan mampu bersaing di pasaran lokal maupun nasional.
Sementara Kepala Disperindagkop Tikep, Saiful Bahri Latif kepada media ini mengatakan bahwa, salah satu tanaman yang mudah dibudidayakan adalah tanaman kelapa, dimana komoditi kelapa ini paling banyak dibudidayakan oleh petani, tidak hanya di perkebunan bahkan di halaman rumah.
Olehnya itu, peran tanaman kelapa dari aspek sosial ekonomi di daerah ini sangat penting terutama karena sistem produksi dan panen kelapa terjadi sepanjang tahun.
Tak heran, sebagian besar perkebunan kelapa dimiliki oleh masyarakat terutama para petani kecil, namun pemanfaatannya hanya pada buah saja.
“Sebagian besar masyarakat hanya memanfaatkan buahnya untuk dijadikan kopra dan minuman segar di warung-warung saja. Sedangkan bagian lain dari pohon kelapa tidak dimanfaatkan dan dianggap sebagai limbah perkebunan,” ucapnya.
Saiful mengatakan, tanaman kelapa merupakan salah satu jenis tanaman yang hampir setiap bagiannya memiliki manfaat, termasuk akar, batang, daun, dan buahnya.
“Sehingga kelapa sangat efisien untuk produk diversifikasi skala industri rumahan menjadi sumber pendapatan utama rumah tangga, terutama di daerah pedesaan,” katanya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!