Oknum Kepsek Pencabul Siswi di Kayoa Diduga Pakai Pelet, Begini Cerita Korban

Waktu jam belajar tiba-tiba pak Kepsek memanggil saya dengan alibi melihat daftar nilai, setelah masuk dalam ruangan pak kepsek langsung dorong pintu

Korban Pencabulan

Labuha, Maluku Utara- Oknum Kepsek SMP Nurul Hasan Kecamatan Kayoa, inisial AW diduga menggunakan ilmu pelet untuk melancarkan aksi cabul kepada siswa yang menjadi korbannya. 

Seperti dikisahkan korban BL (16 tahun) dan SS (15 tahun) siswi kelas IX SMP Nurul Hasan, kepada awak media Haliyora di rumah aman milik DP3AKB Halsel, Minggu (21/5/2023). 

BACA JUGA  Dua Proyek Besar Pemkab Morotai Jadi PeeR, Bupati: “Tahun ini belum Dituntaskan”

BL mengaku, pada saat AW melancarkan aksinya, dia tidak bisa berbuat banyak ketika diajak masuk untuk mengintip nilainya di ruang kerja AW. 

“Waktu jam belajar tiba-tiba pak Kepsek memanggil saya dengan alibi melihat daftar nilai, setelah masuk dalam ruangan pak kepsek langsung dorong pintu. Bukan sampai disitu saja, tak berselang lama pak kepsek melancarkan aksinya dengan memeluk, mencium, meremas payudara bahkan alat kelamin saya,”” ungkap BL seraya mengaku diiming-imingi sebuah android merk Vivo oleh oknum kepsek jika kejadian itu tidak dibocorkan

BACA JUGA  Petani Galela Geruduk Kantor DPRD Malut

Lebih anehnya lagi kata BL, ketika oknum kepsek ini melakukan aksi bejatnya, dia tak bisa berbuat banyak selain berdiam diri.

“Iya, saat pak kepsek mencabuli saya, memang saya sadar tapi mulut saya terkunci tidak bisa bersuara padahal berusaha ingin berteriak minta tolong,” ungkapnya dengan nada lirih.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah