Morotai, Maluku Utara- Pj Bupati Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali mengakui masih ada dua proyek besar yang belum selesai dikerjakan Pemkab Pulau Morotai pada tahun 2022 ini yakni Pembangunan Mall dan Pembangunan Rumah Sakit Pratam Tipe D Pangeo di wilayah Kecamatan Morotai Jaya.
“Tapi pada intinya untuk pembangunan Mall Morotai itu kita akan berusaha supaya cepat selesai,” kata Umar ketika dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya, Kamis (22/12/2022).
Diketahui, dua proyek tersebut setidaknya menelan anggaran puluhan miliar rupiah bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2022.
Adapun untuk proyek pembangunan Mall Morotai terdiri dari dua sumber anggaran yang berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), terbagi dari DAK sebesar Rp 17,5 miliar dan DAU sebesar Rp 6,5 miliar.
“Dimana untuk DAK sendiri terdiri dari pembangunan Sentra Industri Kecil Menengah (SIKM) dan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT). Jadi Sentra IKM dananya sembilan miliar rupiah lebih, sedangkan untuk PLUT-nya sebesar delapan miliar rupiah lebih, terus tambah dana sharing daerahnya sebesar Rp 6 miliar lebih, sehingga totalnya Rp 24 miliar lebih, itu untuk pembangunan Mall Morotai,” papar Bupati.
Sementara, untuk Pembangunan Rumah Sakit Pratama Pangeo, sumber anggaranya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 60 miliar.
“Pembangunan yang anggarannya bersumber dari DAK sebesar Rp 60 miliar ini difokuskan untuk Pembangunan Rumah Sakit Pratama tipe D berlokasi di Desa Loleo Pangeo,” tambahnya.
Pj Bupati Umar Ali menjelaskan, meskipun waktu pelaksanaan kedua proyek itu tinggal 52 hari lagi, namun dirinya optimis dapat diselesaikan tahun ini.
“Kedua proyek itu belum bisa dikatakan selesai, memang bahan-bahannya tersedia tapi itu tidak bisa dibilang selesai. Kita lihat dulu kondisinya, tapi mungkin pada tahun ini belum bisa selesai,” pungkasnya. (Tir-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!