Gegara Spanduk, Suporter Persiga FC Mendapat Ancaman dari Oknum di Pemkot Tikep

Gara-gara pake baju suporter salah satu tim, ada ASN yang dapat ancaman SK mutasi ke Oba Selatan, jika dia honorer maka diberhentikan

Abdul Radjak Do Taher (Koordinator suporter Persiga FC)

Tidore, Maluku Utara- Gurabati Open Tournament (GOT) musim 2023 dipastikan sudah memasuki per delapan besar. 

Euforia para pendukung tim sepakbola yang bertanding di stadion Gurabati hingga saat ini masih terasa kental. Seperti di pertandingan Sabtu 20 Mei 2023, yang mempertemukan Persiga FC asal Gamtufkange Tidore berhadapan dengan PS Selapura 06 dari Santiong Ternate pada sore kemarin yang berakhir dengan kemenangan PS Selapura 4-3 atas Persiga FC dalam drama adu penalti setelah perpanjangan waktu 2 x 15 menit. 

BACA JUGA  Permohonan Petahana Halsel Ditolak, KPU : Final dan Mengikat

Di sisi lapangan sepak bola, tampak suporter asal Persiga FC membentangkan spanduk yang bertuliskan ‘Harapan Kami Sepak Bola Tanpa Politik’.

Sayangnya, spanduk yang dibentangkan ini tak bertahan lama hingga pertandingan usai karena diminta diturunkan oleh oknum tertentu.

Koordinator suporter Persiga FC, Abdul Radjak Do Taher saat diwawancarai wartawan, Minggu (21/5/2023), mengaku kecewa dengan aksi penurunan spanduk yang dilakukan oleh oknum tertentu itu. 

BACA JUGA  Disperindagkop Halsel Sita Ratusan Paket Dagangan tak Layak Edar

Ia menduga, ada intervensi oknum terkait di Pemkot Tidore Kepulauan yang menginginkan agar spanduk yang dibentangkan para suporter Persiga FC diturunkan. 

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah