Mansyur menambahkan, rencananya tahun 2024, biaya sewa lahan untuk pabrik es ini akan dinaikan lagi setelah Pemkot Tikep merevisi kembali harga sewa lahan tersebut.
“Rencananya 10 tahun pengelolaannya diserahkan ke Mina Maitara, karena lokasi itu memang diperuntukan untuk kawasan pengembangan perikanan. Tapi dalam pengelolaannya tidak sesuai dengan perjanjian, maka ditarik dan diserahkan ke pihak lain,” tandasnya. (RY-2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!