Lanjut Upy, menyayangkan jika organisasi ini seperti kehilangan induknya sendiri. Padahal diketahui Apdesi gaungnya cukup besar membangun kemitraan dengan pemerintah daerah dengan tujuan menyuarakan aspirasi masyarakat dan kepala desa.
“Sayangnya, platform organisasi besar ini seakan hilang arah begitu saja. Mestinya Apdesi Halsel menjadi sentrum diplomasi memberikan kontribusi penentu kebijakan daerah sehingga mampu melahirkan gagasan dan inovasi konstruktif terhadap kepentingan bersama. Persoalan inilah sebaiknya DPD Apdesi Malut tunjuk Plt ketua Apdesi Halsel jika tidak kembali gelar Musdalub dilakukan sebagai alasan bahwa organisasi selama ini tidak berkembang dan dianggap mati suri setelah terpilihnya Badi Ismail yang juga Kades Labuha itu,” tuturnya.
Pertimbangan itulah Upy mewakili sejumlah kades meminta, pengurus DPD Apdesi Malut dapat mengakomodir aspirasi kepala desa untuk penunjukan Plt atau menggelar musyawarah cabang luar biasa (Muscablub)kembali.
Terpisah ketua DPC APDESI Halsel, Badi Ismail mengatakan dalam waktu dekat akan menggelar rapat internal panitia persiapan pelantikan.
“Memang sampai sekarang belum pelantikan pengurus. Alasannya pasca Muscalub sudah diperhadapkan dengan Pilkades serentak akhirnya molor konsolidasi dan persiapan pelantikan,” akunya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!