Bendahara dan Kadis Dukcapil Malut Bantah Dugaan Potong TPP Seorang Pegawai 

“Dia tidak pernah masuk. Kita harus bayarkan TPP berdasarkan absen. Kalau memang dia memiliki bukti kehadiran, silahkan buktikan, saya tetap bayar,” timpalnya.

Burhan Mansur juga mengaku memang ASN yang merasa TPP-nya dipotong itu pernah mengadukan masalah ini kepada dirinya.

“Tapi faktanya memang dia tidak pernah masuk. Dia datang kantor hanya finger print langsung pulang tidak pernah bekerja. Bisa lihat datanya di BKPSDM, apakah betul dia pernah masuk, yang bersangkutan tidak pernah masuk, bisa dilihat juga data finger print. Juga bisa pada laporan kinerja yang bersangkutan, pasti ada,” tukas  Burhan.

BACA JUGA  Sopir Truk Pengangkut BBM di Morotai Bantah 'Kencing' Minyak Tanah Subsidi

Sementara Kepala BKPSDM Provinsi Maluku Utara,  Idrus Assagaf, belum dapat memberikan keterangannya terkait daftar kehadiran ASN tersebut hingga berita ini ditayangkan. (RS-2)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah