Pemprov Malut dan BKKBN Perkuat Sinergi, Bahas Program Tamasya hingga Percepatan Penurunan Stunting

Sofifi, Maluku Utara – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Maluku Utara memperkuat sinergi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mempercepat penurunan angka stunting di daerah.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara Sekretaris Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara, Ansar Djainahu, di ruang kerja Sekprov Malut, Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi, Senin (8/6/2026).

Pertemuan itu merupakan tindak lanjut koordinasi sebelumnya guna mematangkan sejumlah program strategis nasional yang akan dijalankan di Maluku Utara, mulai dari penyediaan ruang pengasuhan anak bagi pekerja perempuan, penguatan program pencegahan stunting, hingga persiapan kunjungan pejabat pusat.

Dalam pertemuan tersebut, Samsuddin menyebut terdapat tiga agenda utama yang menjadi fokus pembahasan.

Pertama, penyiapan lokasi Program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) di Sofifi. Program ini dirancang sebagai fasilitas pengasuhan anak bagi para pekerja perempuan sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih tenang karena anak-anak diasuh oleh tenaga profesional.

Menurut Samsuddin, setelah melampaui target pada 2025 dengan merealisasikan lima unit Tamasya dari target dua unit, BKKBN menargetkan pembentukan 10 unit baru pada 2026. Salah satunya akan dibangun di Sofifi sebagai ibu kota Provinsi Maluku Utara.

BACA JUGA  Tujuh Warga Galela yang Ditahan Gegara Kasus Tambang Bakal dapat Keringanan Hukum

“Untuk program Tamasya, kita merencanakan beberapa alternatif lokasi yang sudah dibicarakan, di antaranya di TK binaan PKK, area Kantor Gubernur, dan ASN 1. Tim Pemprov dan BKKBN akan segera melakukan survei bersama untuk menentukan lokasi yang paling layak,” ujar Samsuddin.

Selain di Sofifi, Program Tamasya juga direncanakan hadir di Kabupaten Halmahera Timur melalui kerja sama dengan PT Antam, mengingat tingginya jumlah pekerja perempuan di kawasan industri tersebut.

Agenda kedua yang dibahas adalah optimalisasi Program Gerakan Pencegahan Stunting (Genting). Program ini mengusung konsep Orang Tua Asuh (OTA) yang mengandalkan partisipasi masyarakat dan pihak yang memiliki kemampuan ekonomi untuk membantu keluarga berisiko stunting.

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa dukungan pemenuhan gizi dan edukasi kesehatan, tetapi juga menyasar kebutuhan dasar keluarga, seperti penyediaan rumah layak huni dan perbaikan sanitasi.

“Terkait program anak asuh stunting ini, nanti akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pihak-pihak yang berminat menjadi orang tua asuh. Tindak lanjutnya akan dikawal oleh OPD terkait,” kata Samsuddin.

BACA JUGA  Rapat Evaluasi MCP, KPK Tekankan Ini ke Pemprov Malut

Sementara itu, agenda ketiga adalah persiapan kunjungan kerja Sekretaris Utama BKKBN RI, Prof. Budi Setiono, ke Maluku Utara yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni 2026.

Plt Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara, Ansar Djainahu, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut akan diisi dengan tiga kegiatan utama, yakni pelantikan tujuh calon pegawai negeri sipil (CPNS) formasi pengangkatan tahun 2025, peletakan batu pertama di salah satu Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) di Sofifi, Kota Tidore Kepulauan, serta pemberian kuliah umum di Universitas Bumi Hijrah Sofifi.

Menutup pertemuan, Samsuddin menegaskan kesiapan Pemprov Malut untuk memberikan dukungan penuh demi kelancaran agenda kunjungan pejabat pusat tersebut.

“Tinggal dikoordinasikan dengan Biro Administrasi Pimpinan karena ini merupakan kunjungan pejabat negara, sehingga pelayanan dan fasilitasi dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Turut mendampingi Sekprov Malut dalam audiensi tersebut antara lain Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepala Dinas Sosial, serta sejumlah pejabat di lingkungan BKKBN Maluku Utara. (RS/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah