Ini Tanggapan Dirut RSUD CB Terkait TPP yang Belum Terbayarkan

Ternate, Maluku Utara- Unjuk rasa puluhan Tenaga Kesehatan (Nakes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Boesoirie yang meminta tambahan penghasilan pegawai (TPP) agar dibayar, rupanya akan mendapat jalan buntu.

Hal itu terungkap saat hearing terbuka dengan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Chasan Boesoirie, Dr. Alwia Assagaf, menyampaikan bahwa anggarannya belum ada.

Meskipun begitu, dirinya sudah melakukan rapat bersama dengan Gubernur Malut, Sekretaris, Inspektur dan semua pihak yang terkait untuk mencari jalan keluarnya.

BACA JUGA  Ribuan Bidang Tanah Milik Pemda Halmahera Selatan Belum Bersertifikat

“Kami sudah melakukan rapat dan sudah sepakat. Mulai dari Pak Gubernur, Sekretaris, Inspektur dan semua pihak terkait bahwa TPP ini wajib dilunasi karena ini adalah amanah Pergub,” ungkapnya.

Tetapi kata dia, mereka masih mencari jalan keluar, dari mana sumber uangnya. Apakah dengan melakukan pinjaman ataukah seperti apa. Untuk itu mereka akan meminta legalisasi dari Gubernur agar masalah ini bisa dituntaskan.

BACA JUGA  Soal Jalan Nasional Berlubang di Ternate, Ini Janji BPJN

“Supaya kalian tahu bahwa bahwa saat ini anggaran kas RSUD hampir tidak ada. Memang seperti itu kondisinya. Hampir tiap hari saya selalu berkomunikasi dengan Gubernur dan Sekretaris dengan pihak terkait lainnya, untuk menyelesaikan masalah ini,” tandasnya. (Wan-3)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah